Sabtu besok, Kirab Prosesi Pusaka Banyumas

Dilihat : 9940 Kali, Updated: 11 04 2014 07:44:04
Sabtu besok, Kirab Prosesi Pusaka Banyumas

PURWOKERTO- Kirab prosesi pusaka dalam rangka hari Jadi Ke-432 Kabupaten Banyumas akan dilaksanakan Sabtu (12/4) besok. Empat pusaka berupa tombak Kiai Genjring, keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Kitab Stambul akan dikirab dalam kegiatan itu.

Para pendukung kirab yang terdiri para pelajar, mahasiswa, seniman dan budayawan yang nanti akan bertugas, hari ini Kamis (10/3) melaksanakan gladi kotor di Pendopo Wakil Bupati dan Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas.

Wakil Bupati Banyumas dr Budhi Setiawan, yang pada saatnya nanti bertugas menempatan pusaka di tempat semula di pendopo ikut dalam Gladi kali ini.

Nantinya kirab pusaka akan diikuti Bupati dan Wakil Bupati, Anggota Forkompinda, Pimpinan dan anggota DPRD, kepala dinas/instansi, camat, kepala desa/kelurahan, dan warga masyarakat semua akan berpakaian adat banyumasan. Kirab dimulai pukul 14.00 dari halaman Pendapa Rumah Wakil Bupati menyusuri jalan Jenderal Sudirman ke Pendapa si Panji yang berjarak sekitar 2 km.

Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Banyumas Drs Achmad Suryanto, M.Si mengatakan Kirab Prosesi Pusaka sudah menjadi satu agenda tahunan wisata budaya di Kabupaten Banyumas. “Biasanya dilaksanakan setiap tanggal 5 April, namun karena bertepatan dengan masa tenang pelaksanaan Pemilu akhirnya diundur, besok ” kata Achmad.

Urut-urutan kirab diawali manggala yudha, diikuti dibelakangnya lambang daerah, kemudian tombak kiyai genjring bersama umbul-umbul dan berturut tutur rutut keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Kitab Stambul. Baru dibelakangnya Musik dari SMKN Banyumas. Rombongan foto bupati berada dibelakangnya. Pada Barisan bupati depan adalah Adipati Mrapat Raden Joko Kaiman yang diperankan oleh Kakang Mbekayu Banyumas. Kemudian foto-foto bupati ke 2 sampai 30. Baru Bupati ke 31 Ir Achmad Husein beserta Forkompinda berada di belakangnya. Disusul DPRD dan SKPD.

Empat pusaka yang dikirab, kata dia, mempunyai makna bahwa masyarakat Banyumas memosisikan diri di tengah kehidupan masyarakat dengan selalu bertumpu pada keimanan dan ketakwaan. “Kegiatan ini diharapkan menjadi wahana untuk melestarikan budaya dan seni tradisional banyumasan” harapnya.

Bupati, Ketua DPRD dan anggota Forkompinda akan menyaksikan perserta kirab di panggung kehormatan yang berada di Alun-alun menghadap keselatan. Jadi peserta kirab bisa disaksikan oleh Bupati. Sedangkan untuk acara pelereman (penempatan kembali pusaka) akan dilaksanakan oleh Wakil Bupati dr Budhi Setiawan di dalam Pendopo Si Panji.

Menurut rencana ruas jalan Jenderal Sudirman akan ditutup total bagi kendaraan sejak jam satu siang. Jadi warga masyarakat bisa menyaksikan kirab lebih nyaman. “Untuk itu kami mengharap kepada masyarakat pada saatnya akan melalui Jalan Jenderal Sudriman, agar mencari jalan alternative” pungkasnya. (Humas Setda Kab. Banyumas)

Komentar