Bupati Banyumas Terima Penghargaan UMK dari Pemerintah Pusat

Dilihat : 9613 Kali, Updated: Selasa, 22 Desember 2015
Bupati Banyumas Terima Penghargaan UMK dari Pemerintah Pusat

Atas komitmennya dalam memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Banyumas, salah satunya dengan mendorong percepatan Ijin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Bupati Banyumas Ir. H. Achmad Husein menerima penghargaan UMK dari Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, penghargaan diserahkan di Hotel Mercure Convention Centre Jakarta pada Rakornas Pemberdayaan Koperasi dan UKM Tahun 2015, Senin (21/12) kemarin.

Kepala Dinperindagkop Kabupaten Banyumas Ir. Joko Wikanto mengatakan, Bupati Banyumas menerima penghargaan karena Komitmennya dalam memajukan UMKM salah satunya dengan mendorong percepatan pemberian IUMK sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden RI Nomor 98 Tahun 2014.
"kita melebihi target yang ditetapkan dimana untuk Jawa Tengah dari 70.000 IUMK dibagi ke Kabupaten/kota se Jawa Tengah dan Banyumas sudah dapat mencapai terbanyak ke 2 yaitu 3.041 IUMK dari jumlah yang diajukan 3392 IUMK sisanya masih dalam proses" jelasnya

Juga dijelaskan bahwa banyaknya IUMK yang dikeluarkan maka akan semakin banyak UMKM yang dapat mengembangkan dirinya " IUMK adalah salah satu syarat untuk mendapatkan permodalan dari bank sehingga akan memudahkan UMKM cepat berkembang, apalagi pemerintah setahap demi setahap mengurangi bunga KUR " tambahnya.

Menurutnya indikator lain Bupati Achmad Husein menerima penghargaan juga telah melakukan banyak trobosan dan inovasi dalam memajukan UMKM diantaranya dengan kebijakan Satu Kecamatan Satu Produk, bantuan modal bergulir sampai dengan tahun 2015, MOU dengan berbagai lembaga, mempromosikan melalui berbagai iven dan penanaman membatik kepada generasi muda
"Bupati telah membuat kebijakan untuk setiap Kecamatan memiliki satu produk unggulan one vilage one produc (OVOP), dan telah memberikan bantuan dana bergulir kepada pelaku UMKM yang sampai dengan Tahun 2015 kurang lebih mencapai Rp. 9 milyar, membuat MOU dengan berbagai pihak seperti dengan Badan Pengkajian Kebijakan, Iklim dan Mutu Industri

Kementrian Perindustrian RI, MOU dengan Bank Indonesia untuk pengembangan klaster batik, dengan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, gerakan seribu siswa membatik, promosi melalui bergai iven baik regional maupun nasional, juga melalui iven seperti Night Batik Carnival, Banyumas extravagansa, Fashion Show SKPD, mendirikan pusat pusat UKM di beberapa tempat di Kecamatan serta membangun Pusat Produk UMKM Prathista Harsa dan menetapkan untuk pakaian Pegawai di Banyumas Rabu s/d Sabtu menggunakan batik, serta membuat buku Produk UMKM unggulan yang dipromosikan setiap saat dan kesempatan."imbuhnya.

Joko menambahkan Sisi lain dalam memajukan UMKM juga telah ditempuh dengan memberikan Ansuransi Kecelakaan bagi penderes" Setiap Penderes di Banyumas telah memiliki Kartu Penderas dan untuk penderes yang mengalami Kecelakaan mendapatkan ansuransi dengan ketentuan cacat berat Rp. 15.000.000,- cacat ringanRp. 10.000.000,- dan meninggal Rp. 5.000.000,-" imbuhnya.

Usai menerima penghargaan Bupati Achmad Husein mengatakan, keperpihakan dirinya terhadap UMKM karena UMKM adalah roh perekonomian masyarakat dimana dari 1,7 juta jiwa penduduk Banyumas 50% adalah bergerak pada UMKM dan salah satu upaya untuk menekan kemiskinan dan pengangguran adalah dengan mengembangkan UMKM seluas-luasnya dan sebesar besarnya.

Bupati juga mengatakan berbagai upaya akan terus diupayakan agar para pelaku UMKM mampu untuk mengembangkan dirinya sehingga produknya akan lebih banyak dan berkualitas melalui pelatihan, Pembinaan, Promosi dan mengikuti dan menyelenggarakan berbagai iven untuk memotivasi para pelaku UMK untuk terus berkembang .
"Kedepan kami ingin potensi unggulan yang ada di setiap Kecamatan untuk ditingkatkan kualitasnya sehingga akan menjadi produk unggulan khusus Kecamaan tersebut yang memiliki pasaran tersendiri dan nantinya akan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat" imbuhnya (Humas Setda Kab. Banyumas)

Komentar